Pemangkasan jumlah PNS hingga satu juta orang salah satunya untuk menghasilkan SDM muda yang profesional dan berkualitas.
Itu sebabnya, meski pemerintah akan memberlakukan rasionalisasi mulai tahun ini, namun rekrutmen CPNS tetap dilakukan. Tapi, kesempatan hanya diberitakan terbatas, khusus dari lulusan sekolah-sekolah kedinasan, dan juga rekrutmen pegawai tidak tetap.
"Bukan berarti rencana pemangkasan jumlah pegawai selalu diartikan tidak ada peluang rekrutmen CPNS," ujar Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana di kantornya, Kamis (7/1).
Rekrutmen CPNS, lanjutnya, tetap dilakukan? di masa mendatang mengingat kebutuhan akan kader-kader muda berkualitas di birokrasi juga tinggi untuk mendukung komitmen peningkatan kualitas layanan publik.
?"Saat ini Indonesia memiliki bonus demografi yang perlu dimanfaatkan," ujarnya.
Kehadiran bonus demografi berupa generasi-generasi muda dengan kualitas mumpuni, tambahnya, perlu dimanfaatkan. Anak-anak bangsa berkompetensi tinggi harus tetap diberi kesempatan membangun negaranya.
Lihat juga : RPP MI Kurikulum 2013
"?Jadi jangan selalu artikan rencana efisiensi anggaran pegawai dilakukan dengan menutup terus menerus rekrutmen pegawai. Efisiensi bisa dilakukan dengan mengurangi jumlah pegawai yang tidak memiliki kompetensi," pungkasnya.
Demikian informasi ini, semoga bermanfaat dan jangan lupa bantu share artikel ini ke teman facebook, twitter maupun teman-temen dimedia sosial lainnya seperti google plus, terima kasih sudah berkenan untuk membaca artikel ini. (Sumber : jpnn)
