Demi Tolong Siswa, Seorang Guru di Papua Tewas Tenggelam | mas BOB

Seorang guru kontrak asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tengah mendapat penugasan di SD Negeri Kurima, Distrik Kurima, Kabupaten Yahukimo tewas terseret arus Sungai Yetni Yahukimo, usai berusaha menyelamatkan seorang muridnya.

Demi Tolong Siswa, Seorang Guru di Papua Tewas Tenggelam

Kejadian yang menimpa guru yang tengah mengikuti Program Indonesia Pintar ini terjadi pada Sbatu 27 Februari 2016, sekira pukul 13.00 WIT.

"Benar ada seorang ibu guru kontrak dari Program Indonesia Pintar di Kurima Yahukimo meninggal terseret arus," kata anggota DPRD Yahukimo, Esau miran, saat ditemui di Abepura, Jayapura, Senin (29/02/2016).

Esau mengatakan, kejadian tersebut berawal ketika korban bernama Eny beserta seorang muridnya, hendak turun berbelanja sembako dari Kurima Yahukimo ke Wamena, Kabupaten Puncak dengan berjalan kaki.

Lihat juga : RPP MTs Kurikulum 2013

Saat menyeberangi Sungai Yetni Yahukimo, murid tersebut terbawa arus sungai yang cukup deras. Korban kemudian berusaha menolong muridnya, namun nahas korban ikut terbawa arus, dan ditemukan sudah meninggal dunia, sementara muridnya berhasil selamat.

Esau menilai, musibah tersebut tidak terlepas dari kurangnya perhatian pemerintah terhadap keberadaan guru kontrak di wilayah tersebut.

"Program ini diusulkan oleh Pemda Yahukimo bekerjasama dengan Pemda NTT, sebanyak 60 orang guru kontrak sudah tersebar di Yahukimo, dan mirisnya, ternyata mereka tidak mendapatkan perhatian pemerintah, gaji dan hak-hak mereka selama enam bulan tidak diberikan," ujarnya.

Menurut Esau, seharusnya pemerintah bisa menempatkan tenaga guru kontrak yang sesuai untuk wilayah dengan medan yang sulit.

Lihat juga : RPP MI Kurikulum 2013

"Distrik Kurima itu medannya sangat sulit, jalan darat hanya bisa ditempuh dengan jalan kaki, akses ke pusat kota atau perbelanjaan juga jauh, jadi saya harap pemerintah melihat ini, jangan perempuan yang ditempatkan disana, seharusnya laki-laki," ujarnya.

Sebagai informasi, Program Indonesia Pintar saat ini tengah digelar di beberapa wilayah di Papua, terutama di daerah pedalaman. Kekurangan tenaga guru di daerah pedalaman menjadi alasan utama diadakannya program yang merupakan kerjasama dengan pemerintah daerah di luar Provinsi Papua, seperti Pemda NTT, dan Yogyakarta.

(okezone)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »